Minggu, 03 Februari 2008

KESABARAN TANPA BATAS

Kesenangan dan kesedihan, tawa dan air mata adalah dua hal yang senantiasa menghiasi lembaran hidup kita. Dengan keduanya Allah SWT menguji hamba-hambaNya, yang akhirnya akan diketahui siapakah insan yang beriman. Merekalah orang-orang yang bersyukur tatkala mendulang nikmatNya dan bersabar manakala cobaan melanda diri. Namun, sabar adalah kata yang begitu ringan diucap, berat diamalkan. Karena sesuatu yang disebut bersabar adalah jika mampu menjalani musibah itu tanpa menyertakan keluhan kepada makhluk. Bila mau jujur, kita sering belum mampu bersabar, karena masih ternyata masih banyak keluhan yang kita ucapkan di setiap ujian yang Allah timpakan kepada kita, baik keluhan itu berupa ungkapan penolakan aau tidak terima terhadap takdir yang kita sampaikan kepada orang-orang di sekitar kita, ataupun yang kita simpan sendiri di dalam hati. Apabila kita mau menengok perjalanan nabi dan para sahabat, maka sungguh akan kita dapati bahwa ujian yang terjadi pada kita sangat jauh lebih ringan dibandingkan dengan ujian yang menimpa mereka. Sehingga sangatlah tidak pantas jika kita mengeluh dengan hal yang ringan ini. Lantas apa yang membuat mereka begitu bersabar dalam menjalani cobaanNya? Diantaranya adalah karena mereka sangat yakin bahwa Allah akan membalas kesabaran mereka dengan sesuatu yang jauh lebih berharga yaitu pahala tanpa batas.

Firman Allah SWT yang artinya, “Sesungguhnya hanyalah orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (Az-Zumar:10)

Disamping itu Allah menjanjikan sebuah tempat kesudahan yang baik yaitu surge And bagi orang-orang yang bersabar.

Maka, kerugian bagi orang-orang yang lebih menuruti hawa nafsu dengan tidak bersabar atas ujian yang ditimpakan RabNya, yang bermakna ia telah menyia-nyiakan pahala dan surgaNya serta janji Allah, “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bersabar”

Kesabaran sungguh berbalas tanpa batas.

*) dikutip dari majalah elfata

Tidak ada komentar: